Buah tidak hanya segar dan mengganjal lapar, tapi juga menjadi camilan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Meski begitu, Anda mungkin tahu bahwa sebagian besar buah tinggi gula. Walaupun yang terkandung adalah gula alami, gula darah tetap bisa naik. Maka jika Anda memiliki diabetes, penting untuk memilih buah yang baik. Yuk, lihat beberapa daftar buah yang aman untuk pengidap diabetes berikut ini.

Anda mungkin pernah dengar bisik tetangga yang bilang kalau pengidap diabetes sebaiknya tidak makan buah untuk camilan karena kebanyakan bercitarasa manis atau mengandung tinggi gula. Padahal faktanya, buah termasuk makanan paling baik untuk orang-orang diabetes.

Meski mengandung gula, buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Kandungan serat buah terbukti efektif memperlambat penyerapan nutrisi dalam tubuh, sehingga gula darah tidak cepat naik mendadak. Itulah sebabnya buah sangat baik dan penting untuk pengidap diabetes.

Buah juga adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan sendiri berperan penting untuk membantu menghindari kerusakan sel akibat stres oksidasi, yang sering dikaitkan dengan berbagai komplikasi diabetes. Manfaat dari buah ini tentu sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja untuk pasien diabetes, bukan?

Ada banyak buah yang sebenarnya aman dikonsumsi untuk orang dengan diabetes. Agar buah yang dikonsumsi memberikan manfaat yang optimal pada pasien diabetes.

Baca juga: Apa itu Keguguran dan Ciri-ciri Keguguran, Simak disini!

Tips yang mesti diperhatikan pengidap diabetes, sebagai berikut.

1. Pastikan indeks glikemik rendah

American Diabetes Association menyarankan memilih buah yang punya nilai indeks glikemik rendah untuk pengidap diabetes. Indeks glikemik (GI) adalah acuan untuk mengukur seberapa cepat makanan yang akan Anda konsumsi meningkatkan kadar gula darah.

Secara umum, buah yang GI-nya tinggi cenderung lebih cepat menyebabkan kenaikan gula darah ketimbang yang indeks glikemiknya rendah.

Penting juga untuk dicatat bahwa GI suatu makanan mungkin akan berbeda ketika dimakan sendirian atau saat dikombinasikan dengan makanan lain.

Misalnya, jika Anda makan buah GI tinggi seperti melon, dan mencampurnya dengan makanan indeks GI rendah seperti keju rendah lemak, efeknya justru membantu menyeimbangkan gula darah.

2. Hindari buah kering

Buah yang paling baik untuk pasien diabetes, yakni ketika kondisinya masih segar. Namun, di pasaran ada juga buah yang diawetkan dengan gula sehingga rasanya jadi lebih manis. Jenis buah kering ini sebaiknya dibatasi konsumsinya, bahkan dihindari untuk pasien diabetes.

Selain tinggi gula, buah-buahan kering ini juga tinggi karbohidrat namun rendah serat. Contohnya, 1 ons kismis kering diketahui mengandung 100 kalori, 23 gram karbohidrat, dan 18 gram gula. Kandungan tersebut hampir setara dengan 5 sendok teh gula.

Niat awal ingin menstabilkan gula darah, mengonsumsi buah kering  justru bisa membuat gula darah Anda naik drastis. Maka dari itu, sebaiknya buah jenis ini tidak diberikan pada pasien diabetes.

3. Hindari jus buah

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa makan buah memberi manfaat untuk membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Namun faktanya, jus buah justru berpotensi meningkatkan gula darah dengan cepat sehingga tidak baik untuk pengidap diabetes. Kok bisa?

Efek penurunan gula dari buah berasal dari kandungan seratnya. Namun, pemrosesan buah dengan blender atau juicer justru dapat menghancurkan struktur serat buah. Akibatnya, hampir sebagian besar kandungan serat hilang sehingga malah jadi menyebabkan gula darah melonjak dengan cepat sehingga tidak baik untuk pasien diabetes.

Selain itu, jus juga dibuat dengan menambahkan lebih banyak potongan buah agar memenuhi satu porsi. Contohnya, Anda akan perlu sekitar 2-3 jeruk segar utuh untuk membuat satu cangkir jus jeruk (237 ml).

Sementara buah itu sendiri sudah merupakan sumber karbohidrat dalam bentuk gula fruktosa. Belum lagi harus menambahkan pemanis, entah itu gula pasir, sirup gula, atau susu agar rasanya lebih mudah diterima lidah.

Ini artinya, Anda justru akan lebih banyak mendapatkan asupan gula ketimbang serat dan nutrisi buah lainnya. Risiko kenaikan gula darah setelah minum jus buah pun cenderung jadi tinggi. Itulah sebabnya, buah untuk pasien diabetes lebih baik dimakan langsung, tidak disajikan dalam bentuk jus.

source: hellosehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - RS Harum support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 8617212 , 8617213