Penyebab Asma

Penyebab pasti asma tidak diketahui, namun penyakit asma sering kali merupakan hasil dari respons kuat sistem kekebalan terhadap alergen yang ada di lingkungan.

Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab asma, di antaranya:

1. Genetika

Penyebab asma yang pertama adalah genetika. Jika orang tua menderita asma, Anda lebih mungkin untuk mengalami penyakit asma di kemudian hari. Beberapa gen terlibat dalam bagaimana sistem kekebalan merespons alergen. Gen-gen ini dapat menyebabkan reaksi yang lebih kuat di saluran udara.

2. Sistem Kekebalan Tubuh

Gejala asma terjadi ketika saluran udara paru-paru menyempit sehingga membuatnya lebih sulit untuk bernapas. Penyempitan ini biasanya disebabkan oleh peradangan yang membuat saluran udara membengkak dan menyebabkan sel-sel saluran napas membuat lendir berlebih.

Bronkospasme atau pengetatan otot-otot di sekitar saluran udara juga membuat saluran udara menyempit dan menyebabkan kesulitan bernapas. Seiring waktu, jika asma tetap aktif, dinding saluran napas bisa menjadi lebih tebal.

3. Alergi

Sebuah studi diterbitkan di Annals of Asthma, Allergy, and Immunology menunjukkan, bahwa lebih dari 65 persen orang dewasa dengan asma di atas usia 55 tahun juga memiliki alergi, dan angka tersebut mendekati 75 persen untuk orang dewasa antara usia 20 dan 40 tahun.

Sumber umum alergen dalam ruangan termasuk protein hewani, sebagian besar dari bulu kucing dan anjing, tungau, debu, kecoak, dan jamur.

Baca juga: Kenali Penyebab Menularnya HIV

4. Merokok

Sebuah penelitian yang dilakukan Partners Asthma Center mengungkapkan, asap rokok dikaitkan dengan peningkatan risiko asma, mengi, infeksi saluran pernapasan, dan kematian akibat asma. Selain itu, anak-anak dari orang tua yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terkena asma.

Merokok membuat efek asma pada saluran udara menjadi lebih buruk dengan menambahkan batuk dan sesak napas pada gejalanya, serta meningkatkan risiko infeksi akibat kelebihan produksi lendir.

5. Faktor Lingkungan

Polusi udara baik di dalam maupun di luar rumah dapat berdampak pada perkembangan dan pemicu asma. Reaksi alergi dan gejala asma sering terjadi karena polusi udara dalam ruangan berasal dari jamur, pembersih, atau cat.

Pemicu penyakit asma lainnya di rumah dan lingkungan termasuk:

  • Sulfur dioksida.
  • Nitrogen oksida.
  • Ozon.
  • Suhu dingin.
  • Kelembapan tinggi.

6. Obesitas

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health mengungkapkan, terdapat hubungan antara obesitas dan penyakit asma. Penelitian tersebut menunjukan bahwa mekanisme inflamasi yang mendorong asma juga terkait dengan obesitas.

7. Stres

Orang yang mengalami stres memiliki tingkat asma yang lebih tinggi. Peningkatan perilaku terkait asma selama stres yaitu merokok—mungkin menjelaskan kenapa hal ini berkaitan. Selain itu, respons emosional termasuk tertawa dan kesedihan juga bisa memicu serangan asma.

8. Siklus Menstruasi

Salah satu jenis asma yang dikenal sebagai perimenstrual asthma (PMA) menyebabkan gejala akut selama siklus menstruasi dan sensitivitas tertentu terhadap aspirin.

Hormon seks yang bersirkulasi selama menstruasi, seperti luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH), berdampak pada aktivitas kekebalan tubuh. Tindakan imun yang meningkat ini dapat menyebabkan hipersensitivitas di saluran udara.

Pemicu Asma

Selain beberapa penyebab seperti di atas, berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi pemicu asma, antara lain:

  • Zat yang terbawa udara seperti serbuk sari, tungau, debu, bulu hewan peliharaan atau partikel limbah kecoa.
  • Infeksi pernapasan, seperti flu biasa.
  • Aktivitas fisik (asma akibat olahraga).
  • Udara dingin.
  • Polutan dan iritasi udara, seperti asap.
  • Obat-obatan tertentu, termasuk beta blocker, aspirin, ibuprofen dan naproxen .
  • Sulfit dan pengawet ditambahkan ke beberapa jenis makanan dan minuman.
  • Gastroesophageal reflux disease (GERD), suatu kondisi di mana asam lambung kembali ke tenggorokan bisa memicu penyakit asma.

Faktor Risiko

Sejumlah faktor penyakit ini dianggap meningkatkan peluang Anda terkena asma, antara lain:

  • Mengalami kondisi alergi lain, seperti dermatitis atopik atau rinitis alergi (hay fever).
  • Menjadi perokok pasif.
  • Paparan bahan kimia yang digunakan dalam pertanian, tata rambut, dan manufaktur.

Baca juga: Cara Mengobati Sariawan Secara Medis dan Alami

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - RS Harum support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 8617212 , 8617213